Bang Rusman – Sebanyak 55 atlet dari enam daerah ambil bagian pada Kejuaraan Daerah Boling 2022, yang berlangsung di Balikpapan Super Bowling, Komplek Balikpapan Super Block, 9-14 Mei mendatang.

Mereka bakal berlaga pada enam nomor pertandingan, seperti single, double, trio, mix hingga master.

Ketua Pengprov Persatuan Boling Indonesia (PBI) Kaltim, Rusman Ya’qub mengatakan, pelaksanaan kejuaraan daerah ini sekaligus menandai kebangkitan olahraga boling, yang lima tahun terakhir sempat mati suri.

“Tentu saya gembira, setelah lima tahun vakum, akhirnya boling Kaltim bisa kembali menggelar kejuaraan,” kata Rusman di sela pembukaan kejuaraan, Selasa (10/5) petang.

Tak cuma itu, pelaksanaan kejuaraan di Balikpapan ini, kata Rusman, sekaligus menandai regenerasi atlet boling Kaltim. Dia yakin, atlet-atlet yang saat ini berlaga bakal jadi aset masa depan boling Kaltim. “Bagi atlet daerah, ini jadi pemanasan jelang berlangsung Porprov VII di Berau,” kata laki-laki yang juga anggota DPRD Provinsi Kaltim ini.

Selain Porprov VII Kaltim, sejumlah agenda juga sudah menanti peboling Kaltim. Di antaranya Kejurnas Boling 2023 dan PON XXI Aceh-Sumut 2024.

Khusus untuk PON XXI, Rusman mengaku Kaltim bertekad membawa pulang emas dari tanah Sumatra, sekaligus menjaga tradisi emas dari cabor boling.

“Di Papua, tahun lalu boling memang tidak dipertandingkan. Padahal selama ini boling selalu mempersembahkan emas, makanya di Aceh-Sumut nanti kami bertekad membawa emas,” kata Rustam yakin.

Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, menyambut baik pelaksanaan Kejurda Boling 2022 ini. dia berharap, kejuaraan ini jadi momen kembali bergairahnya olahraga boling di Kaltim, yang sempat vakum beberapa tahun terakhir.

Dirinya juga optimistis dengan kualitas yang ditampilkan peboling Kaltim. “Kami yakin mereka bisa membawa prestasi bagi Kaltim pada masa yang akan datang. Khususnya pada PON XXI di Aceh dan Sumut nanti, kami optimistis boling bisa mendulang emas,” kata Rusdi.

BALIKPAPAN SUPER BOWLING JADI VENUE PORPROV

Di sisi lain, Rusdi memastikan Balikpapan Super Bowling bakal jadi venue pertandingan cabor pada Porprov VII Kaltim, akhir tahun mendatang. Dipilihnya Balikpapan, sebut Rusdi, tak lepas dari ketiadaan venue boling di Kabupaten Berau, sebagai tuan rumah Porprov VII Kaltim.

“Iya sudah pasti. Boling akan dipertandingkan di sini (BSB), karena di Berau tidak ada venue-nya,” kata Rusdi.

Rusman menambahkan, jumlah lintasan boling yang ada di Balikpapan Super Bowling, memang masih kurang jika mengikuti standar nasional. Di mana, untuk kejuaraan nasional, jumlah lintaskan yang direkomendasikan adalah 20. Sementara di Balikpapan Super Bowling hanya tersedia 10 lintasan.

“Tapi tidak masalah, aspek lain sudah mendukung. Nanti waktu pertandingan akan ditambah supaya beban penggunaan lintasannya tidak terlalu berat,” jelas dia.

Sumber Prokal.co