Nilai sosial menjadi suatu nilai yang terdapat dalam diri setiap individu di lingkungan masing-masing, dengan bentuk nilai berbeda-beda. Hal itu disebabkan oleh peranan atau fungsi sosial yang dimiliki oleh individu, memiliki level atau tingkatan berbeda. Sehingga, tidak semua orang nilai individunya sama. 

Untuk lebih jelasnya terkait informasi mengenai nilai sosial, maka bisa kamu ketahui ulasannya di bawah ini.

Pengertian Nilai Sosial Secara Singkat 

Nilai sosial merupakan gambaran proses yang dilakukan oleh aktivitas setiap masyarakat, dimana seringkali dianggap sebagai penentuan baik maupun buruk, serta pantas maupun tidak pantas. Sehingga, klarifikasi terhadap nilai sosial ini tentu saja berbeda karena memiliki banyak faktor yang melatarbelakanginya.

Menurut Simanjuntak, nilai sosial merupakan suatu rangkaian konsep masyarakat yang berdasarkan kegiatan setiap orang dalam kesehariannya. Hal ini bisa diidentifikasi bahwa nilai sosial dihasilkan dari proses belajar terhadap serangkaian kegiatan yang umumnya telah terjadi.

Ciri-ciri Nilai Sosial

Nilai sosial yang timbul dalam kehidupan bermasyarakat memiliki beberapa ciri yang mesti kamu ketahui, yaitu: 

  • Proses Interaksi Sosial 

Ciri-ciri dari nilai sosial bermula dari proses terbentuknya nilai sosial yang terjadi dari individu satu dengan individu lainnya. Proses ini tidak dilakukan secara singkat, melainkan membutuhkan waktu yang amat panjang, dimana setiap individu berperan untuk memberikan pengaruh satu sama lain. 

  • Proses Pembelajaran

Setelah mampu berinteraksi sosial, maka setiap masyarakat akan memasuki proses pembelajaran yang dilakukan oleh masing-masing individu. Adapun pembelajaran ini diambil dari proses interaksi sosial sendiri, seperti sosialisasi bersama banyak orang, baik itu dari pihak keluarga maupun masyarakat di lingkungan.  

  • Keanekaragaman  

Ciri dari nilai sosial yang ketiga berasal dari keanekaragaman yang berbeda di setiap masyarakat. Misalnya, masyarakat Jawa tentu saja berbeda dengan masyarakat dari daerah Lampung. Hal ini membuat perbedaan terjalin dalam nilai sosial yang ada di setiap daerah.

Macam-macam Nilai Sosial

Menurut Bagja Waluya dalam bukunya yang berjudul ‘Sosiologi Menyelami Fenomena Sosial di Masyarakat’, terdiri atas dua macam, yaitu:

  • Nilai Dominan

Nilai dominan menjadi suatu nilai yang paling penting, dibandingkan dengan nilai sosial lainnya. Nilai dominan seringkali digunakan oleh masyarakat dalam melaksanakan suatu ritual dalam kegiatannya. Bahkan, nilai ini kerap dibuat sebagai kaidah sosial yang mesti dihargai dan dilakukan oleh setiap individu di lingkungan tersebut.

Salah satu contoh dari nilai dominan adalah memberi hormat kepada orang yang lebih tua. Misalnya, ketika bertemu selalu memberi salam, mendahulukan mereka makan saat akan makan bersama, dan masih banyak lagi.

  • Nilai Mendarah Daging

Nilai mendarah daging ini merupakan suatu nilai yang sudah melekat dan dilakukan oleh seseorang sejak masih kecil. Dalam bahasa Inggris, nilai ini disebut sebagai ‘Internalized Value’. Biasanya, nilai ini diturunkan oleh orangtua kepada anaknya yang akan langsung melekat pada diri si anak tersebut.

Contoh dari nilai mendarah daging ini adalah perasaan bersalah ketika lalai melaksanakan tanggungjawab, perasaan disiplin, empati, simpati, dan masih banyak lagi.

Itulah informasi mengenai nilai sosial yang ada di lingkungan masyarakat dan perlu kamu pahami dengan baik. Tentu saja, nilai sosial memiliki fungsi yang sangat banyak untuk kehidupan bersosial di suatu lingkungan tertentu. 

Adanya Adanya nilai sosial membuat setiap individu mulai mengerti pentingnya hidup berbaur dengan orang lain. Sehingga, mereka akan senantiasa memberikan sikap yang baik dan tolong menolong saat terjadi suatu hal di lingkungannya sendiri. (yuli)