Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk memilih kepengurusan PPP Cabang Kota Bontang periode 2021-2026, akan dilaksanakan Minggu (10/10/2021) pagi ini, di Hotel Bintang Sintuk. Sekretaris Jendral (Sekjen) PPP Kota Bontang Sulhan mengaku, siap jika dirinya diamanahkan sebagai Ketua PPP periode selanjutnya.

Muscab kali ini akan dihadiri oleh Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP Dapil Kalimantan Rusman Ya’qub, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Kalimantan Timur Gamalis, Para Dewan Pengurus Cabang (DPC) PPP Kota Bontang, juga Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bontang Utara dan Bontang Barat.

Sulhan, mengungkapkan hal yang membuat dirinya termotivasi menjadi calon ketua partai yaitu agar bisa memenangkan dan membesarkan partai. “Motivasi atau pendorong untuk saya adalah untuk memenangkan dan membesarkan partai,” ungkapnya saat dihubungi via telpon kepada mediakaltim.com.

Harapannya, lanjut Sulhan, ketika ia diamanahkan untuk menjadi ketua partai, perlu adanya jalinan sinergi dengan pemerintah serta akan membenahi internal dalam hal akuntabilitas dan struktural.

“Harapannya pertama ketika saya terpilih, bisa menjalin komunikasi dan sinergi dengan pemerintah. Guna mempersiapkan koordinasi untuk bisa memenangkan partai, agar kita bisa dapat perwakilan per Dapil. Kedua, saya akan membenahi internal terlebih dahulu, dalam hal akuntabilitas dan struktural, ” jelasnya.

Eksistensi PPP menurut Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP Dapil Kalimantan Rusman Ya’qub memiliki kontribusi cukup besar di tiap ajang pemilu. Namun hal tersebut perlu dipacu lagi dengan strategi baru dan gerakan yang lebih progresif.

“PPP Bontang termasuk daerah kabupaten/kota yang memiliki kontribusi dalam perolehan kursi di setiap ajang pemilu. Hanya saja memang masih harus dipacu agar lebih agresif lagi dalam merebut hati rakyat Kota Bontang. Oleh karenanya diperlukan strategi baru dan gerakan progresif oleh pengurus partai di masa yang akan datang, ” jelasnya.

Bahkan momentum Muscab bukanlah sekadar agenda rutin, menurutnya hal ini justru menjadi cara untuk melakukan pembaruan personel yang lebih mumpuni. “Momentum Muscab ini tidak hanya sekadar konsolidasi bersifat reguler belaka atau agenda rutin 5 tahunan semata akan tetapi menjadi momentum untuk melakukan penyegaran dan pembaruan personel kepengurusan. Termasuk nanti pemimpin terasnya harus kader mumpuni dan berdarah segar,” ucapnya.

Harapan juga disampaikan Rusman Ya’qub jika nantinya Sulhan menduduki posisi sebagai ketua partai. Ia berharap kepengurusan dapat menjadi cerminan dari berbagai hal, dan memiliki komitmen untuk memajukan masyarakat Kota Bontang. “Saya sangat berharap agar nantinya ketika terpilih, pengurus PPP Bontang bisa menjadi cerminan dari semua unsur, elemen, tokoh dan kelompok masyarakat Kota Bontang. Memiliki komitmen memajukan partai dan masyarakat Bontang serta merangkul generasi millenial, ” jelasnya.

Pengusulan sebagai calon ketua partai adalah hak dari setiap kader. Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Kalimantan Timur Gamalis.

Ia juga berharap ketika Sulhan mendapatkan amanah ini dapat menciptakan solidaritas antar pengurus dan merangkul seluruh elemen. “Semua kader, siapapun itu punya hak untuk maju atau mengusulkan diri menjadi pengurus PPP selama tidak melakukan hal-hal yang sifatnya penggiringan.

Harapan pribadi saya untuk beliau mudah-mudahan dapat menciptakan solidaritas antara pengurus. Ketika Allah SWT menghendaki dan teman-teman formatur mengamanahkan jabatan ini ke beliau, beliau harus bisa mengakomodir seluruh elemen yang ada sebagai kader partai untuk jadi pengurus sehingga tidak ada yang tertinggal, semua harus dirangkul, ” ungkapnya.

Mekanisme pemilihan ketua PPP sendiri dalam Muscab dilakukan dengan cara memilih tim formatur. Tim formatur yang terbentuk, nantinya menentukan struktur kepengurusan untuk 5 tahun ke depan.

Sumber mediakaltim.com