Pendidikan merupakan salah satu aspek yang cukup penting bagi kehidupan. Nah, kualitas dari masyarakatnya sendiri pun bisa diukur dengan hanya melihat kualitas pendidikan yang di dienyam selama ini. Selain itu, pendidikan juga ternyata bisa mempengaruhi cara seseorang dalam menghadapi maupun menyelesaikan suatu masalah.

Menurut KBBI, pendidikan merupakan sebuah proses pengubahan atas sikap dan tata laku dari seseorang atau sekelompok orang. Usaha ini dilakukan untuk mendewasakan manusianya melalui upaya pengajaran dan pelatihan.

Dari definisi tersebut bisa disimpulkan bahwa pendidikan bisa mendewasakan manusia. Sehingga, manusia pun akan siap untuk menghadapi sekaligus menyelesaikan setiap tantangan dalam kehidupan.

Saat ini, tantangan yang sedang dihadapi oleh masyarakat adalah wabah pandemic Covid-19. Jika dilansir dari situs resmi covid19.go.id, jumlah kasus di Indonesia per tanggal 13 Juli 2021 lalu mengalami peningkatan hingga mencapai angka 47.899 kasus.

Jumlah penambahan ini terbilang sangatlah tinggi, dimana dalam satu hari sudah terjadi penambahan kasus mencapai 50 ribu kasus. Penambahan kasus ini tentu dilatarbelakangi oleh berbagai macam faktor. Nah, salah satu faktor pemicu bertambahnya kasus covid-19 ini adalah pendidikan dan informasi.

Perlu kamu ketahui juga bahwa pendidikan dan informasi sangat berpengaruh terhadap persepsi masyarakat dalam menghadapi pandemi ini. Pendidikan juga memiliki pengaruh yang cukup kuat dalam penerimaan informasi, sehingga dalam mengatasinya diperlukan pendidikan yang baik.

Dengan adanya pendidikan, maka masyarakat pun bisa memilah mana informasi yang benar dan bermanfaat, dan mana yang tidak. Dengan begitu, maka masyarakat pun tidak akan terjebak dengan informasi hoax yang belum tentu kebenarannya, terlebih untuk kasus pandemi covid-19 ini.

Selain itu, informasi juga memiliki peran yang cukup besar dalam pengaruh penanggulangan kasus covid-19 ini. Saat ini, hampir seluruh masyarakat Indonesia melakukan semua aktivitasnya dengan cara daring atau secara online. Hal ini tentu bisa meningkatkan kembali potensi akan penyebaran informasi, terlebih untuk informasi hoax.

Oleh sebab itu, kondisi seperti saat ini tentu akan menuntut masyarakat untuk lebih selektif lagi dalam menyaring segala informasi yang didapatkan. Nah, dengan adanya informasi yang tidak akurat ini bisa menyebabkan miss informasi yang akan diterima oleh masyarakat luas.

Dampak Pandemi Bagi Pendidikan
Selain berdampak pada informasi, pandemi juga menyebabkan dampak yang sangat besar bagi dunia pendidikan di Indonesia. Hal ini sangat terasa pada perubahan media pembelajaran yang diterapkan. Metode pembelajaran yang sebelumnya berbasis luring kini berubah drastis menjadi daring.

Perubahan metode pembelajaran ini tentunya bisa mempengaruhi performa pendidikan, sehingga masyarakat dan para peserta didik pun perlu melakukan adaptasi lagi. Pembelajaran berbasis daring ini juga akan memberikan dampak yang positif bagi para masyarakatnya..

Nah, salah satu dampak positif ini adalah bisa meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengoperasikan smartphone, laptop, maupun computer. Peningkatan ini juga akan membantu masyarakat untuk bisa memilah informasi yang diterima sekaligus bisa mencari informasi yang dibutuhkan. Selain itu, masyarakatnya juga akan mulai terbiasa dengan penggunaan internet ini.

Kedua hal ini tidak hanya menguntungkan bagi masyarakat, melainkan juga bisa memberikan keuntungan tersendiri bagi pemerintah. Pemerintah pun bisa memanfaatkan peningkatan atas penggunaan internet untuk menyebarkan informasi yang akurat.

Namun perlu kamu waspadai juga bahwa penggunaan internet juga bisa meningkatkan potensi tersebarnya berita hoax. Maka dari itu, sangat penting untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik.

Keberadaan dari pendidikan formal maupun non formal pun bisa membantu masyarakatnya untuk bisa mengatasi dampak buruk dari pandemic covid-18 ini, sekaligus mencegah dampak buruk yang terjadi akibat penyebaran virus covid-19.