Bang Rusman – Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) mengundang perwakilan fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman (Unmul) dan Dinas Kesehatan, Selasa (2/1/2021).

Undangan tersebut berupa rapat dengar pendapat (RDP) membahas tentang rumah sakit pendidikan.

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya’qub mengatakan pertemuan tersebut berdasarkan aspirasi dari para mahasiswa Fakultas Kedokteran Unmul.

Mereka meminta agar pihak fakultas memberikan keringanan ketika menjalankan praktek untuk dokter muda (koas).

Sebab selama ini para mahasiswa melakukan praktek di RS AW Sjahranie. Hanya saja biaya untuk melakukan praktek itu dibebankan kepada mahasiswa.

Apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini, ekonomi mayoritas mahasiswa terganggu.

Sehingga mereka meminta kepada pemerintah untuk dapat meringankan beban ketika praktek.

Untuk itu ia sedang berkordinasi dengan Unmul untuk segera mempercepat operasional rumah sakit gigi dan mulut.

Sehingga dengan harapan biaya lebih ditekan untuk mahasiswa dengan ekonomi rendah.

Kedua pihaknya berkordinasi dengan pengelola beasiswa Kaltim tuntas.

Ia berharap agar pengelola beasiswa langsung memberikan bantuan langsung ke fakultas yang bersangkutan. “Sehingga mahasiswa fokus dalam berkualiah,” ucapnya.

Sebelumnya Direksi serta pimpinan rumah sakit Abdul Wahab Sjahranie, Dinkes Provinsi Kalimantan Timur, dan Fakultas Kedokteran Unmul diundang oleh Komisi IV DPRD Kaltim, Selasa (2/2/2021).

Mereka diundang untuk mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPRD Kaltim.

Suasana rapat tertutup. “Rapat tertutup mas,” ucap salah satu penjaga atau pamdal yang bertugas di depan pintu masuk ruang rapat.

Sehingga awak media terus menunggu di ruang rapat gedung E Kantor DPRD Kaltim, Jl. Teuku Umar Kecamatan Sungai Kunjang Samarinda Selasa siang.

Dalam Rapat tersebut terlihat dirut RS AW Sjahranie Dr. David Masjhoer serta beberapa pejabat dan pimpinan rumah sakit.

Sementara itu dari Ketua Komisi IV Rusman Ya’qub, dan anggota Komisi IV lainnya seperti Puji Setyowati. Dari agenda yang didapat RDP ini membahas tentang perkembangan rumah sakit pendidikan.

Sumber TribunKaltim.co