Bang Rusman – Membangun harmonisasi di lingkungan keluarga di era keterbukaan informasi seperti saat ini harus menjadi perhatian serius. Pentingnya menjaga ketahanan keluarga untuk menghasilkan kualitas terbaik agar tidak jauh dari nilai-nilai agama dan pola kehidupan bermasyarakat.

Bahasan tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 2 tahun 2022 tentang penyelenggaran ketahanan keluarga yang diprakarsai anggota DPRD Propinsi Kaltim Rusman Ya’qub dengan menyertakan narasumber dari akademisi Universitas Mulawarman, Diah Rahayu bertempat di balai pertemuan Dermaga, Kutai Lama Kutai Kartanegara, Sabtu 30 Juli 2022.

Dalam kesempatan tersebut, Rusman memberikan penguatan kepada masyarakat agar betul- betul dapat menjaga suasana harmonis dilingkungan keluarga. Apalagi menurutnya, ditengah gempuran informasi melalui media sosial dan perangkat digital lainnya telah mampu msngubah prilaku masyarakat kearah negatif.

“Dulu kita masih bisa berkumpul bersama anak kita atau keluarga kita untuk sekedar makan bersama dirumah. Tapi sekarang, bahkan banyak yang tidak tau anak kita makan dimana, bersama siapa. Bahkan enggan makan satu meja dengan orangtuanya. Lebih memilih makan dikamar atau bersama teman-temannya,” tutur Ketua Fraksi PPP ini memberikan gambaran kondisi kini hubungan antar keluarga.

Secara khusus, Rusman meminta kepada orangtua agar betul-betul mengawasi dan mendampingi putra-putrinya agar tidak mudah terjerumus akibat pilihan salah dalam pergaulan dan efek dari penggunaan perangkat komunikasi (handphone) yang bebas tanpa filter. “Harus memberikan edukasi yang tepat dalam membimbing anak-anak kita. Karena kalau dalam keluarga itu goyah, maka akan berpengaruh terhadap kehidupan bermasyarakat kita yang rapuh,” terangnya

Sementara itu, Diah Rahayu menyampaikan tentang perlunya semangat untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas. Dengan tetap mengedepankan norma-norma, mental spiritual, kesehatan, kemandirian keluarga, ekonomi, pendidikan dan sosial budaya.

“Menjadi penting untuk diperhatikan bahwa keluarga yang berkualitas akan dapat mendorong kearah perbaikan diberbagai sektor seperti peningkatan ekonomi keluarga, meningkatnya keimanan sebuah keluarga yang kemudian dapaf menjadi harmonis dan bahagia,” terangnya.

Perda nomor 2 tahun 2022 tentang penyelenggaran pembangunan ketahanan keluarga ini sendiri dimaksudkan untuk menjadi pedoman bagi pemerintah dalam mewujudkan dan meningkatkan kemampuan, kepedulian, serta tanggungjawab pemerintah daerah, keluarga, masyarakat dan dunia usaha dalam menciptakan, mengoptimalisasi keuletan serta ketangguhan keluarga.

Sumber nukaltim.id