Waktu bagi penerima beasiswa Kaltim Tuntas 2021 untuk menyerahkan laporan kemajuan studi tersisa 2 hari lagi atau berakhir 20 Agustus 2021 ini.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 151 penerima beasiswa Kaltim Tuntas 2021 mendapat peringatan dari Badan Pengelola Beasiswa Kalimantan Timur (BP-BKT).

Penyebabnya, sebanyak 151 penerima beasiswa Kaltim Tuntas 2021 ini belum mengirimkan laporan kemajuan studi yang diperoleh periode sebelumnya.

Para penerima beasiswa Kaltim Tuntas 2021 ini masih diberikan kesempatan untuk meng-upload laporan yang diminta sesuai batas waktu yang sudah ditentukan.

Peringatan ini tertuang dalam pemberitahuan berjudul PENGUMUMAN PEMBUKAAN PEMBLOKIRAN (HOLD) DANA BEASISWA UNTUK PENERIMA BEASISWA KALTIM KATEGORI TUNTAS TAHUN 2019 (TAHAP 8) yang dirilis di situs https://beasiswa.kaltimprov.go.id pada 6 Agustus 2021.

Berikut pemberitahuan selengkapnya:

PENGUMUMAN PEMBUKAAN PEMBLOKIRAN (HOLD) DANA BEASISWA UNTUK PENERIMA BEASISWA KALTIM KATEGORI TUNTAS TAHUN 2019 (TAHAP 8)

Sehubungan dengan masih adanya penerima Beasiswa Kaltim kategori Tuntas tahun 2019 yang belum mengirimkan laporan kemajuan studi (evaluasi nilai/IPK terakhir), dengan ini diumumkan hal-hal sebagai berikut :

Dari 3.235 penerima Beasiswa Kaltim kategori Tuntas tahun 2019, masih terdapat 151 penerima Beasiswa yang belum mengirimkan laporan kemajuan studi yang diperoleh periode sebelumnya.

Badan Pengelola Beasiswa Kalimantan Timur (BP-BKT) membuka kesempatan kedelapan bagi penerima Beasiswa Kaltim kategori Tuntas tahun 2019 yang belum mengirimkan laporan kemajuan studi dengan link monev-beasiswa.kaltimprov.go.id

Jadwal pengunggahan (upload) dokumen evaluasi nilai/IPK terakhir dimulai sejak tanggal 6 Agustus 2021 sampai dengan 20 Agustus 2021.

Pembukaan pemblokiran (hold) dana Beasiswa akan dilakukan pada minggu keempat bulan Agustus 2021 setelah tim Beasiswa Kaltim selesai melakukan Verifikasi terhadap dokumen yang telah diunggah (upload).

Bagi penerima Beasiswa Kaltim kategori Tuntas tahun 2019 yang sudah mengunggah (upload) dokumen evaluasi nilai/IPK terakhir akan tetapi belum dinyatakan valid dokumennya (tertolak di website), maka masih diberi kesempatan untuk mengunggah (upload) kembali dengan dokumen yang benar dan sesuai dengan yang telah dipersyaratkan.

Bagi yang tidak mengunggah (upload) dokumen yang benar dan tidak sesuai dengan yang telah dipersyaratkan (dokumen laporan kemajuan studi yang diunggah dinyatakan tidak valid), maka pembukaan hold dana beasiswa belum dapat dilakukan/ditunda.

Demikian untuk menjadi perhatian dan ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.

a.n. Ketua BP-BKT,

H. Suwarno, S.E., M.M.

Pengumuman ini juga bisa dilihat di LINK INI

Tersedia anggaran Rp 165 Miliar

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan meluncurkan program beasiswa Kaltim Tuntas 2021 (BKT) pada bulan Maret 2021 lalu.

“Sesuai dengan jadwal dan undangan yang kami terima, hari Kamis pada pukul 15,00 Wita. Bapak Gubernur akan meresmikan beasiswa Kaltim Tuntas 2021 tahun 2021 di HoB” kata Muhammad dikutip dari siaran pers Diskominfo Kaltim, Kamis pagi.

Setelah dibuka secara resmi oleh Gubernur Kaltim, maka proses pendaftaran beasiswa langsung dimulai.

Program tersebut berlangsung mulai 25 Maret sampai 12 Mei 2021.

Untuk pendaftaran peserta dapat mengunjungi situs beasiswa.kaltimprov.go.id

“Bagi yang mengakses melalui kaltimtuntas.id, maka akan otomatis diarahkan ke alamat website yang baru tersebut. Tahun ini memang kami dari Diskominfo Kaltim back up full program ini, mudahan bisa berjalan lancar, akses mudah dan lebih baik.” Kata Muhammad Faisal.

Sedangkan mengenai tata cara dan syarat pendaftarannya akan diinformasikan setelah peluncuran.

“Untuk tata cara dan syarat pendaftaran, sabar ya akan di informasikan setelah pendaftaran dibuka” ujarnya.

Dari informasi yang didapat, Pemerintah Provinsi Kaltim telah menganggarkan sekitar Rp 165 miliar untuk Program beasiswa Kaltim Tuntas 2021.

Anggaran tersebut sama seperti anggaran tahun 2020.

“Jadi tidak perlu ragu dengan komitmen Isran-Hadi terhadap visi Kaltim Berdaulat dimana memang prioritas pertama adalah peningkatan kualitas SDM di Kaltim” ujar mantan Kadisperindagkop Kota Samarinda ini.

Sementara itu kepala Biro Humas Setdaprov Kaltim HM Syafranuddin mengimbau kepada calon penerima beasiswa agar tidak termakan penipuan mengatasnamakan BKT.

Jika memang ada yang langsung meminta uang sebagai persyaratan tambahan, dipastikan itu merupakan tindakan penipuan.

“Kami ingatkan calon pendaftar, jangan melayani jika ada oknum yang menjanjikan bisa memuluskan bisa mendapat BKT terlebih jika ada yang minta uang, kalau ada yang minta uang jelas sudah itu penipuan,” ucapnya.

Komisi IV DPRD Minta Guru Keahlian Jadi Prioritas

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Yaqub berharap agar Badan Pengelola BKT lebih selektif agar manfaat beasiswa tersebut bisa adil dan dirasakan oleh seluruh masyarakat Kalimantan Timur.

“Jangan yang sudah pernah dapat beasiswa lain dikasih lagi. Jadi betul-betul diperuntukan bagi yang belum pernah dapat beasiswa dari manapun,” ucapnya berharap.

Lebih lanjut, Rusman Yaqub mengatakan, selain fokus kepada anak-anak berkebutuhan khusus, korban terdampak KDRT, dan pelecehan, diharapkan guru yang bersifat pendidikan keahlian seperti SMK harus mendapatkan beasiswa.

“Karena kalau mengharapkan dari peningkatakan kompetensi guru sangat terbatas. Sedangkan guru-guru tersebut perlu mengupgrade keterampilannya. Contoh guru otomotif, itu sangat perlu mengupgrade pengetahuan tapi tidak memiliki biaya,” ucapnya.

Terkait hal tersebut, Kepala BP-BKT Iman Hidayat menuturkan bahwa untuk pendaftar Beasiswa Umum, terkhusus guru pihaknya memang akan memprioritaskan guru produktif.

“Kita akan pilih guru produktif yang sesuai dengan kebutuhan Kaltim. Namun saat ini kita masih mengevaluasi,” ucap Iman Hidayat kepada TribunKaltim.co saat dikonfirmasi, Rabu (26/5/2021).

Sebelumnya, Iman Hidayat juga sudah mengkonfirmasi jumlah pendaftar yang masuk sebanyak 112 ribu orang, di antaranya 27 ribu mahasiswa dan 85 adalah pelajar dan guru.

“Setelah perankingan, baru kita verifikasi berkas dan nanti akhir Juni kita verifikasi faktualnya. Oleh sebab itu, kita harapkan seluruh masyarakat bisa bersabar menunggu pengumumannya,” ucap Iman Hidayat.

Sumber tribunnews.com