Bang Rusman – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Yaqub menggelar Sosialisasi Perda (Sosper) Nomor 15 tahun 2012 tentang Layanan Informasi Publik kepada pemerintah dan masyarakat, acara yang digelar di SMK Pemuda Samarinda ini dihadiri puluhan siswa, Senin (31/10/2022).

Menurut Politisi PPP ini, rutinnya dilakukan sosialisasi Perda ini, supaya membuat masyarakat makin mengetahui bahwa keterbukaan informasi itu sudah diketahui masyarakat, terbukti dengan banyaknya sengketa yang masuk ditangani Komisi Informasi Publik (KIP.

Kepala Dinas Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal yang hadir sebagai narasumber mengatakan, dengan adanya Perda No.15 Tahun 2012 tentang layanan informasi publik agar semua masyarakat punya hak untuk mendapatkan informasi publik.

“Untuk informasi sendiri untuk menghindari hoaks, sharing dulu informasi apakah benar atau tidak, lalu boleh dishare dan jangan asal-asalan comot informasi, apalagi sekarang banyak informasi hoaks tersebut di mana-mana,” ujar Faisal.

Kemudian tujuan lainnya, lanjut Faisal, adalah supaya pemerintah benar-benar melaksanakan Perda Nomor 15 Tahun 2012 tersebut dan selalu memberikan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Sementara Komisioner Komisi Informasi Kaltim, Muhammad Khaidir mengatakan, pihaknya tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi Perda tentang keterbukaan informasi yang sudah ada sejak 2012 lalu, karena masih ada kemungkinan masyarakat belum mengetahui Perda tentang Keterbukaan Informasi tersebut.

Menurutnya ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan ketidaktahuan masyarakat tentang Perda keterbukaan Informasi. Bisa jadi sesuatu hal yang masih dianggap asing, atau belum pernah membaca atau kurang sosialisasi kepada masyarakat.

“Karena itu Sosper yang dilaksanakan Pak Rusman Ya’qub ini menjadi penting dan sangat bermanfaat untuk kita semua,,”ujar Khaidir. “Sosialisasi Perda saat ini ditujukan kepada para siswa dan dewan Guru SMK Pemuda, agar mereka mengetahui bahwa keterbukaan informasi itu ada perdanya, juga untuk menghindari hoaks tentunya. Karena memang keterbukaan informasi itu penting,” kata Rusman.

Sumber busam.id