Bang Rusman – Politik kini sudah menjadi makanan sehari-hari, terutama semakin canggihnya penggunaan media sosial di kalangan masyarakat. Bagi kamu yang ingin terjun ke dunia politik, wajib sekali untuk memahami beberapa istilah politik dan demokrasi yang sering digunakan. 

Dilansir dari buku ‘Ini-Itu Demokrasi’ karya Tim Pamflet Generasi, berikut ini beberapa istilah yang sering digunakan dalam dunia politik demokrasi, yaitu: 

  • Anarki

Banyak orang yang mengartikan istilah anarki sebagai aksi kekerasan, bahkan cenderung rusuh dan brutal. Padahal, aslinya bukan itu, lho. Anarki ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu Anarchos dengan arti ‘Tanpa Pemimpin’.

Sementara itu, anarkisme menurut buku Abbey: The Theory of Anarchy mengartikan sebagai keadaan demokrasi yang maksimum, terdiri dari kekuatan politik, ekonomi, serta militer yang tersebar merata.

Lalu, dalam KBBI, anarki memiliki dua artian, yaitu dinomorsatukan, dan suatu hal yang tidak memiliki pemerintahan, undang-undang, peraturan maupun ketertiban.

  • Koalisi

Koalisi sering diartikan sebagai bentuk kerjasama yang dibangun dalam bentuk perjanjian antara individu atau kelompok untuk kepentingannya masing-masing.  Dalam hal ini, yang seringkali berkoalisi adalah partai-partai agar bisa mendukung calon presiden tertentu. 

Namun, koalisi ini sering dilakukan sementara saja. Jadi, ketika pemilu sudah selesai, maka partai bisa saja keluar dari koalisi dan melaksanakan kepentingannya masing-masing seperti biasa.

  • Konstitusi

Istilah politik berikutnya adalah konstitusi yang memiliki arti sebagai dokumen yang berisi aturan berjalannya suatu organisasi. Dalam level negara, konstitusi yang dimaksud berupa UUD alias Undang-Undang Dasar. 

Adapun konstitusi yang dibuat di setiap negara berdasarkan kepada nilai-nilai serta norma yang ada di dalam masyarakat. Oleh sebab itu, konstitusi bisa berubah sesuai dengan kondisi kehidupan masyarakatnya sendiri.

  • Ormas

Ormas merupakan singkatan dari Organisasi Kemasyarakatan. Berdasarkan UU Nomor 1 tahun 2013, ormas diartikan sebagai organisasi yang didirikan oleh masyarakat secara sukarela. Hal ini berdasarkan kepada aspirasi, kebutuhan, kehendak, tujuan, kepentingan, serta kegiatan untuk berpartisipasi dalam pembangunan agar tercapainya tujuan negara Indonesia.

Jadi, ormas ini harus dibangun berdasarkan tujuan negara. Bukan tujuan politik atau sebagainya. Sehingga, tidak ada bentuk permusuhan antar suku, budaya, ras, agama, hingga golongan. Apalagi sampai menyudutkan pihak tertentu.

  • Kampanye 

Istilah politik ini pasti sudah sering kamu dengar, bukan? Di dunia politik, kampanye memiliki arti sebagai bentuk kegiatan kandidat yang bersaing untuk merebutkan kedudukan di dalam parlemen (atau suatu jabatan tertentu) agar mendapatkan dukungan saat masa pemilihan tiba.

Singkatnya, kampanye ini berarti sebuah usaha yang dilakukan untuk mendapatkan dukungan agar bisa meraih kursi atau jabatan tertentu.

Saat berkampanye, para kandidat akan menyampaikan banyak pesan, seperti visi dan misi yang akan dilakukan jika mereka terpilih nantinya. Dalam berkampanye, tentu saja membutuhkan sebuah tim yang solid. 

Di antara divisi tim kampanye ini adalah bendahara yang mengatur keuangan, manajer kampanye alias juru kampanye yang memiliki tugas untuk merancang strategi. Lalu ada juga konsultan kampanye yang tugasnya melakukan penelitian terhadap keadaan politik, serta para relawan dan pelaksana kampanye itu sendiri.

  • Demokrasi 

Demokrasi memiliki arti sebagai pemerintahan rakyat yang berasal dari kata demos, yaitu rakyat, dan kratos yang berarti kekuasaan. Dalam KBBI, arti demokrasi adalah suatu gagasan atau pandangan hidup yang mengutamakan terhadap persamaan hak dan kewajiban, serta dapat memperlakukan seluruh warga negaranya dengan adil.

Itulah beberapa istilah politik yang mesti kamu pahami sebelum terjun ke dunia politik. Dengan mengetahui beberapa istilah di atas, tentunya kamu sudah siap untuk mulai berpolitik dan memajukan negara Indonesia, ya. (yuli)